interview

Keunggulan dan Kelemahan Mendapatkan Data dari Wawancara

Untuk mendapatkan data penelitian ataupun untuk laporan tertentu, salah satu jenis metode yang bisa dipergunakan adalah metode wawancara. Metode yang memiliki 2 cara yaitu tatap muka dan lewat ponsel misalnya menelepon ini mempunyai keunggulan dan kelemahan.

Nilai plus minus tersebut perlu Anda pertimbangkan sebelum mengambil data penelitian. Tujuannya adalah agar Anda bisa mendapatkan data sesuai dengan tujuan awalnya. Untuk tahu kekurangan dan kelebihannya, Anda bisa membaca informasi berikut ini.

Keunggulan Wawancara

Jika Anda melakukan wawancara secara langsung atau tatap muka, ada beberapa keunggulannya, yaitu:

  • Dapat membangun suatu relasi atau hubungan serta memotivasi responden.
  • Dapat mengklarifikasi pertanyaan, misalnya ada beberapa pertanyaan yang menurut narasumber terdengar ambigu. Dengan begitu kesalahpahaman bisa diminimalisir.
  • Menjernihkan keraguan apalagi untuk Anda yang belum pernah sama sekali berkontak langsung dengan narasumber. Jika bertemu secara langsung, Anda bisa menghapus keraguan seperti apakah wawancara ini fiktif atau tidak.
  • Bisa menambah pertanyaan baru.
  • Bisa membaca isyarat non verbal misalnya dari gestur narasumber dan tahu apakah yang diucapkan tersebut benar atau bohong.
  • Bisa mendapatkan data yang banyak.

Sedangkan jika Anda melakukan wawancara dengan menggunakan telepon, Anda bisa mendapatkan keuntungan seperti ini:

  • Memiliki biaya yang lebih murah dan lebih cepat tanpa harus bertemu atau membuat janji temu.
  • Dapat menjangkau daerah geografis yang lebih luas dibandingkan wawancara tatap muka.
  • Memiliki anomalitas yang lebih besar dibandingkan dengan wawancara tatap muka.
wawancara lewat telefon
wawancara lewat telefon

Kekurangan Wawancara

Namun, metode wawancara untuk mendapatkan data juga memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut, baik jenis wawancara tatap muka ataupun telepon yaitu:

  1.       Wawancara Tatap Muka
  • Butuh waktu yang lama. Misalnya mulai dari membuat janji, waktu yang harus disamakan agar bisa bertemu langsung hingga harus menemui narasumber tersebut ke tempat yang dijanjikan.
  • Responden meragukan kerahasiaan informasi yang diberikan. Misalnya tempat. Apalagi jika responden tersebut  dan informasi yang akan diberikan cukup penting.
  • Perlu latihan agar sebagai pewawancara, Anda tidak gugup dan melakukan kesalahan saat wawancara berlangsung.
  • Dapat menimbulkan bias pewawancara.
  • Responden atau narasumber bisa menghentikan wawancara kapanpun ia mau.
  1.       Wawancara lewat Telepon
  • Isyarat non verbal tidak bisa dibaca. Jadi Anda tidak tahu apakah narasumber tersebut berbohong atau tidak.
  • Wawancara diusahakan harus dalam waktu yang singkat atau tidak bisa berlama-lama.
  • Nomor telepon bisa saja tidak dapat dihubungi, tidak terdaftar dan dihilangkan dari sampel.

Dari keunggulan dan kelemahan tersebut, jika pun Anda ingin melakukan wawancara, Anda bisa mempertimbangkan akan menggunakan wawancara yang mana. Apakah tatap muka langsung atau by phone atau dengan cara lain misalnya video call? Semua pilihan tersebut tergantung pada kebutuhan Anda.